Bantengan Arts Development Planning Model in Malang Raya

Authors

  • Ana Sopanah Universitas Widya Gama
  • Riza Bahtiar Sulistyan Institut Teknologi dan Sains Mandala
  • Imanita Septian Rusdianti Universitas Lumajang
  • Mohammad Supriyadi Institut Teknologi Sepuluh November
  • Midhatul Khasanah Universitas Widya Gama

DOI:

https://doi.org/10.56070/jcd.v4i1.347

Keywords:

Planning, Development, Bantengan Art, Organization

Abstract

This activity aims to strengthen the organizational capacity of the Bantengan Galogo Djati art association in Malang Raya through structured mentoring activities. The method used consists of three stages, namely preparation, implementation, and evaluation, which will be carried out from October to November 2025. The preparation stage results in a clearer management structure and a systematic work plan. The implementation stage provides organizational management training, simulation of art activities, and strengthening coordination between members so that the quality of performances increases. Evaluations are carried out to assess the effectiveness of mentoring, identify successes and obstacles, and prepare recommendations for improvement. The results of the activity show an increase in organizational capacity, the formation of a funding strategy, and the opening of opportunities for collaboration with external parties. The discussion emphasized that mentoring plays an important role in maintaining the sustainability of the Bantengan tradition while opening up development opportunities through digitalization and cross-sector cooperation networks. Thus, this activity supports previous research on the importance of organizational planning in the preservation of traditional arts, as well as making a real contribution to the development of culture and creative economy in Malang Raya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiyasa, I. P. (2023). Pengelolaan aset seni dalam organisasi seni tradisional: Studi kasus sekaa sebunan desa Kedis, Buleleng. Jurnal Tata Kelola Seni, 9(2), 95-107. https://doi.org/10.24821/jtks.v9i2.10934

Arisyi, D. F. (2021). Model Pengelolaan pada Sanggar Seni Indah di Mato Dalam Melestarikan Seni Pertunjukan Minangkabau. DESKOVI: Art and Design Journal, 4(2), 51-55. https://doi.org/10.51804/deskovi.v4i2.1563

Batas Media. (2025). Potensi Kesenian Bantengan di Desa Tumpang Perlu Sinergi dengan Pemerintah Desa dan Daerah. BatasMedia99. https://batasmedia99.com/berita/batasmedia99news/potensi-kesenian-bantengan-di-desa-tumpang-perlu-sinergi-dengan-pemerintah-desa-dan-daerah.

Hafid, A., Sajidin, M., AR, M. Y., & Susanti, E. (2024). Pelestarian Budaya Pakkacaping dalam Mendukung Ketahanan Budaya Masyarakat Suku Mandar (Studi pada Suku Mandar di Tinambung Kabupaten Polewali Mandar). Jurnal Ketahanan Nasional, 30(3), 275-302.

Irianto, A. M. (2017). Kesenian tradisional sebagai sarana strategi kebudayaan di tengah determinasi teknologi komunikasi. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 12(1), 90-100. https://doi.org/10.14710/nusa.12.1.90-100

Laluganda, L. (2025). Pengaruh Seni Rupa Kontemporer Dalam Membangun Identitas Budaya Lokal Di Era Globalisasi. Journal of Art Communication and Culture Global (JACCG), 1(1), 11-16.

Murcahyanto, H. (2023). Sistem Pengelolaan Sanggar Pendidikan Seni di Lombok Timur. JOEAI: Journal of Education and Instruction, 6(1), 356-363.

Saputra, R., Hasanah, N., Azis, M., Putra, M. A., & Armayadi, Y. (2024). Peran seni dalam mempertahankan identitas budaya lokal di era modern. Besaung: Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 9(2), 183-195. https://doi.org/10.36982/jsdb.v9i2.4044

Setyo, D. (2024). Digitalisasi Ruang Pameran: Potensi Media Sosial Sebagai Platform Pameran Karya Seni Rupa. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial, 2(3), 337-346. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v2i3.87

Siregar, A. A., Darmayasa, D., Rianty, E., Hamdani, M., Minarsi, A., Amirullah, A., ... & Ery, A. P. (2025). Pariwisata Kreatif: Mengembangkan Pariwisata Berbasis Budaya dan Ekonomi Kreatif. PT. Star Digital Publishing.

Sopanah, A., Hermawati, A., Bahri, S., Utami, R. N., & Sulistyan, R. B. (2024). Nilai Kearifan Lokal Kesenian Bantengan dalam Implementasi Akuntansi. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 14(3), 804-816. https://doi.org/10.22219/jrak.v14i3.36298

Sopanah, A., Iswari, H. R., Nurdiyansyah, F., & Sulistyan, R. B. (2023). Eksistensi Dan Peningkatan Kemandirian Ekonomi Sanggar Gong Pro Melalui Pelatihan Digital Marketing. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 4(2), 1355-1365. https://doi.org/0.46306/jabb.v4i2.656

Sulistyan, R. B., Putra, I. C. A., Permana, A. A., Rusdianti, I. S., & Sopanah, A. (2025). Penguatan Sumber Daya Manusia: Pelestarian Kesenian Jaranan Berbasis Sanggar. Konferensi Nasional Ilmu Administrasi, 9(1), 196-201. https://knia.stialanbandung.ac.id/index.php/knia/article/view/1200

Sundjava, P. A., Marcelliantika, A., & Wahyuningtyas, D. N. (2025). Dinamika Kepemimpinan Studio Dinding Luar sebagai Organisasi Nonprofit melalui Pendekatan Peran Manajerial Henry Mintzberg. Jurnal Tata Kelola Seni, 11(2), 115-131. https://doi.org/10.24821/jtks.v11i2.15444

Downloads

Published

05-01-2026

How to Cite

Sopanah, A., Sulistyan, R. B., Rusdianti, I. S., Supriyadi, M., & Khasanah, M. (2026). Bantengan Arts Development Planning Model in Malang Raya. TGO Journal of Community Development, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.56070/jcd.v4i1.347